Malam yang sunyi menemani ku di dalam kamar
alunan lagu cinta bersenandung lirih
pena ku genggam berjalan seiring berputarnya waktu
sepotong roti kutelan menghilangkan rasa lapar
haus datang mendahagakan hati yang kusamdetakan jam mendahului hati yang berguncang
tapi aku masih duduk diantara lampu yang suram
dering telpon mengejutkan jiwa yang sunyi
kau panggil sayang untukku ucapkan rindu yg sunyi
gemetar jiwaku saat kau katakan cinta padaku
luluh jiwa ini saat kau janjikan kata sayang untukku
detak jantung berhenti sejenak ketika dendangan nada semu
yang kau utarakan dengan nada suci dibalik kesunyian hati
hatiku bertanya pada paru paru kesunyian
mulutku terkunci oleh angin kebisuan
tanganku kaku tergantung pena yang rapuh
kakiku lemas diantara rantai jari keangkuhan
Tuhan benarkah ini hidup yang kau berikan?
Tuhan inikah ceritamu dibalik dalang yang terkunci?
Tuhan adakah kisah sejati ddibalik cinta suci?
Tuhan akankah semua ini berakhir dengan sakit hati?
Tuhan jika semua pertanyaan kau jawab benar
jangan biarkan jiwa ini hancur dalam dosa
luluhkan hati ini dengan cintamu yang pasti
tanpa harus engkau sakiti tanpa terkubur rasa sunyi
bangkitkan jiwa sunyi ini dengan cintamu yang suci
turunkan malaikatmu yang setia hingga nanti
agar aku dapat menghapus derita hati yang kaku terpatri
diantara relung hati yang selalu sunyi
ingin rasanya kuberlari mengejar zat mu yang suci
agar aku dapatkan kebesaranmu yang tersembunyi
diantara keangkuhan ciptaanmu yang membanggakan hati
sebenarnya kotor seperti hidup diantara kerak bumi
surgamu pasti tuhan nerakamu terbuka untuknya
jiwaku hilang menuju surgamu yang sunyi
namun aku masih sendiri diantara ciptaanmu yang iri
bangga dengan dosa dosa yang selalu menghibur diri
maafkan aku tuhan jika aku memikirkan anugrahmu yang suci
ingin aku kembali diantara sisi orang yang kau hargai
orang orang suci yang lebih dulu kembali
diantara pangkuan surgamu yang sunyi